Buku TutorAvo, Coco, dan Buku Biru yang Pulang — panduan 30 game coding

Frame belum dibuat

G24 · Satu Kartu, Banyak Ukuran

Seri 3: Perpustakaan Kecil · Tempat: Teras Perpustakaan (16.50) · Halaman 24 terisi: kartu cara dengan lubang angka bulat.

Misi bab ini

Pakai satu kartu cara untuk kotak berbagai ukuran.

Masalah

Jumlah dan ukuran kotak berbeda-beda.

Konsep inti untuk anak: Kartu cara dengan angka

Satu kartu cara dipakai untuk jumlah dan ukuran berbeda dengan mengganti angkanya, misalnya kotak kecil 2 pensil dan kotak besar 4 pensil. Sisa yang tidak muat pindah ke kotak berikutnya.

Istilah: Parameter (masukan pada prosedur)
Kenapa penting: Parameter membuat satu cara berlaku untuk banyak keadaan.

Cerita bab ini

Dua kotak berdiri di meja: satu kecil, satu besar. Cara menyusunnya sama, tapi jumlahnya berbeda. Kartu cara punya lubang bulat yang bisa diisi angka!

Kotak kecil diisi dua pensil, kotak besar empat. Tujuh pensil untuk tiga kotak? Setelah kotak pertama dan kedua penuh, sisanya pindah ke kotak ketiga. “Satu kartu, banyak ukuran,” kata Avo.

Papan manik oranye di dinding menunggu giliran.

Pertanyaan diskusi: Kalau kotaknya muat enam pensil, angka apa yang kamu isi?

Lima level

Level 1: Jumlah Berbeda — Jumlahnya Berbeda

Angka yang bisa diganti (parameter) · KenalanKartu cara (prosedur) · Latihan

Misi dalam cerita
Isi dua kotak dengan jumlah pensil berbeda.

Masalah yang dihadapi
Kotak kecil dan besar punya ruang berbeda.
Yang dilakukan anak di layar
Isi kotak 1 dengan 2 pensil, kotak 2 dengan 4 pensil. Ketuk angka di kartu Susun.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Angka yang bisa diganti (parameter): Satu cara yang sama bisa dipakai untuk ukuran berbeda dengan mengganti angkanya. Pancing dengan: “Angka mana yang perlu disesuaikan?”
  • Kartu cara (prosedur): Kumpulan langkah yang diberi nama dan bisa dipakai berkali-kali tanpa menulis ulang. Pancing dengan: “Bagian mana yang sama dan bisa dijadikan satu kartu?”

Petunjuk untuk tutor: Kartu Susun(n): jalan n petak ke kanan sambil menyusun, lalu kembali. Ketuk angkanya untuk mengganti. Kotak 1 butuh 2, lalu kartu Turun, lalu kotak 2 butuh 4.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari rak. Cek kartu panahnya.”, “Kotak {r} penuh. Isinya tumpah.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Dua kotak berdiri di meja: satu kecil, satu besar.
Avo: “Cara menyusunnya sama, tapi jumlahnya beda.”
Coco: “Berarti tinggal pilih jumlahnya!”
Frame 2 belum dibuat.
Kartu cara punya lubang bulat yang masih kosong.
Coco: “Aku isi banyak saja untuk semuanya!”
Avo: “Kotak kecil tidak sebesar itu. Kita periksa dulu.”
Frame 3 belum dibuat.
Dua kotak menunggu pensil dengan jumlah berbeda.
Avo: “Satu kartu, dua jumlah.”
Coco: “Aku juga mau memilih jumlahnya!”

Penutup menuju level berikutnya: Dua kotak sudah pas.
Avo: “Sekarang hanya ukuran kotak yang terlihat.”

Level 2: Ukuran Kotak — Ukuran Menentukan Ruang

Angka yang bisa diganti (parameter) · LatihanMemilih ciri yang penting · Latihan

Misi dalam cerita
Penuhi tiga kotak dengan menghitung slot kosong.

Masalah yang dihadapi
Ukuran kotak berbeda-beda.
Yang dilakukan anak di layar
Penuhi tiga kotak dengan pensil. Hitung slot kosong tiap kotak.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Angka yang bisa diganti (parameter): Satu cara yang sama bisa dipakai untuk ukuran berbeda dengan mengganti angkanya. Pancing dengan: “Angka mana yang perlu disesuaikan?”
  • Memilih ciri yang penting: Memperhatikan ciri yang penting dan mengabaikan yang tidak perlu. Pancing dengan: “Ciri mana yang benar-benar penting?”

Petunjuk untuk tutor: Hitung slot kosong di tiap kotak, lalu ketuk angka di kartu Susun sampai sama. Pindah ke kotak berikutnya dengan kartu Turun.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari rak. Cek kartu panahnya.”, “Kotak {r} penuh. Isinya tumpah.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Tiga kotak berjajar di rak: kecil, besar, dan sedang.
Avo: “Ukuran kotak menentukan ruangnya.”
Coco: “Kalau begitu, hitung ruangnya dulu!”
Frame 2 belum dibuat.
Kotak kecil sudah penuh, padahal pensil masih tersisa.
Coco: “Ups, kotaknya sempit.”
Avo: “Hitung slot kosongnya dulu, lalu pilih angkanya.”
Frame 3 belum dibuat.
Tiga kotak menunggu diisi sampai penuh.
Avo: “Kartu yang sama bekerja untuk tiga ukuran.”
Coco: “Aku paham. Angkanya yang berubah.”

Penutup menuju level berikutnya: Tiga kotak sudah penuh.
Avo: “Sekarang ada dua jenis barang. Jangan sampai tercampur.”

Level 3: Jenis Perlengkapan — Buku dan Pensil Terpisah

Angka yang bisa diganti (parameter) · LatihanKalau… maka… (kondisi) · Latihan

Misi dalam cerita
Isi kotak buku dan kotak pensil dengan jumlah tepat.

Masalah yang dihadapi
Buku hampir terselip ke kotak pensil.
Yang dilakukan anak di layar
Isi kotak buku 2, kotak pensil 4, kotak buku 3. Pilih kartu yang jenisnya cocok.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Angka yang bisa diganti (parameter): Satu cara yang sama bisa dipakai untuk ukuran berbeda dengan mengganti angkanya. Pancing dengan: “Angka mana yang perlu disesuaikan?”
  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”

Petunjuk untuk tutor: Lihat gambar di slot tiap kotak: buku atau pensil. Kartu Susun buku hanya mengisi buku, kartu Susun pensil hanya mengisi pensil. Ketuk angkanya sesuai teks.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari rak. Cek kartu panahnya.”, “Kotak {r} penuh. Isinya tumpah.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Satu kotak bergambar buku, satu lagi bergambar pensil.
Avo: “Jenis barang menentukan isi kotak.”
Coco: “Cara menyusunnya tetap sama, kan?”
Frame 2 belum dibuat.
Sebuah buku hampir terselip ke kotak pensil.
Coco: “Muat kok, tinggal ditekan!”
Avo: “Lihat gambar di kotaknya dulu.”
Frame 3 belum dibuat.
Buku dan pensil menunggu di dekat kotaknya.
Avo: “Jenisnya harus cocok, jumlahnya juga pas.”
Coco: “Cara yang sama, isi yang beda.”

Penutup menuju level berikutnya: Isi tiap kotak sudah cocok.
Coco: “Bagaimana kalau pensilnya terlalu banyak?”

Level 4: Kalau Tidak Muat — Kalau Tidak Muat

Angka yang bisa diganti (parameter) · LatihanKalau… maka… (kondisi) · Pakai sendiri

Misi dalam cerita
Bagi tujuh pensil ke tiga kotak.

Masalah yang dihadapi
Kotak pertama tidak muat semuanya.
Yang dilakukan anak di layar
Kirim 7 pensil. Penuhi kotak 1 dan 2 dulu, sisanya ke kotak 3.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Angka yang bisa diganti (parameter): Satu cara yang sama bisa dipakai untuk ukuran berbeda dengan mengganti angkanya. Pancing dengan: “Angka mana yang perlu disesuaikan?”
  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”

Petunjuk untuk tutor: Kotak 1 muat 2 dan kotak 2 muat 3, jadi sisa pensil dihitung: 7 dikurangi 2 dan 3. Angka yang melebihi ruang membuat pensil tumpah.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari rak. Cek kartu panahnya.”, “Kotak {r} penuh. Isinya tumpah.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Tumpukan pensil lebih banyak daripada ruang kotak pertama.
Avo: “Hitung ruang tiap kotak dulu.”
Coco: “Kalau tidak muat, pakai kotak lain.”
Frame 2 belum dibuat.
Satu pensil jatuh dari kotak yang sudah penuh.
Coco: “Aduh, terlalu banyak untuk kotak ini!”
Avo: “Sisanya pindah ke kotak berikutnya.”
Frame 3 belum dibuat.
Tiga kotak menunggu pensil yang tersisa.
Avo: “Rapi itu tidak ada yang tumpah.”
Coco: “Memeriksa dulu ternyata lebih cepat!”

Penutup menuju level berikutnya: Semua pensil punya tempat.
Avo: “Sekarang dua paket baru, dengan cara yang sama.”

Level 5: Dua Paket — Satu Cara, Dua Paket

Angka yang bisa diganti (parameter) · Pakai sendiriKartu cara (prosedur) · Pakai sendiriMemilih ciri yang penting · Pakai sendiri

Misi dalam cerita
Siapkan paket A lalu paket B dengan cara sama.

Masalah yang dihadapi
Angka paket kecil harus dihitung.
Yang dilakukan anak di layar
Paket A: buku 4, pensil 3, buku 2. Lalu paket B dengan cara yang sama.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Angka yang bisa diganti (parameter): Satu cara yang sama bisa dipakai untuk ukuran berbeda dengan mengganti angkanya. Pancing dengan: “Angka mana yang perlu disesuaikan?”
  • Kartu cara (prosedur): Kumpulan langkah yang diberi nama dan bisa dipakai berkali-kali tanpa menulis ulang. Pancing dengan: “Bagian mana yang sama dan bisa dijadikan satu kartu?”
  • Memilih ciri yang penting: Memperhatikan ciri yang penting dan mengabaikan yang tidak perlu. Pancing dengan: “Ciri mana yang benar-benar penting?”

Petunjuk untuk tutor: Cara yang sama, angka yang menyesuaikan. Cek jenis dan ukuran tiap kotak.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari rak. Cek kartu panahnya.”, “Kotak {r} penuh. Isinya tumpah.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Dua paket berdampingan di rak: satu besar, satu kecil.
Avo: “Caranya tetap sama, hasilnya menyesuaikan.”
Coco: “Paket kecil tinggal pakai angka lain.”
Frame 2 belum dibuat.
Kartu yang sama dipakai lagi untuk paket kecil.
Coco: “Angkanya harus dihitung ulang?”
Avo: “Bandingkan dulu dengan paket besar.”
Frame 3 belum dibuat.
Di dinding tergantung papan manik oranye.
Avo: “Satu cara bisa dipakai lebih luas.”
Coco: “Papan manik itu bisa dipakai apa?”

Penutup menuju game berikutnya: Dua paket jadi dari satu kartu cara.
Avo: “Papan manik di dinding menunggu.”
Coco: “Aku mau tahu jumlah bendanya!”