Frame belum dibuat
G21 · Aturan Kotak Pinjam
Seri 3: Perpustakaan Kecil · Tempat: Lorong Perlengkapan (16.15) · Halaman 21 terisi: kartu aturan dengan garpu hijau, klip oranye, dan garis merah.
Misi bab ini
Buat aturan kotak pinjam agar hanya benda yang tepat yang masuk.
Masalah
Satu syarat tidak cukup, dan ada benda yang harus ditolak.
Konsep inti untuk anak: Menggabungkan aturan
Aturan kotak disusun dari kartu syarat: ATAU (salah satu cocok), DAN (semua cocok), TIDAK (kebalikan), lalu digabung bersarang. Anak menebak aturan dari contoh benda yang masuk dan ditolak.
Istilah: Logika ATAU / DAN / TIDAK
Kenapa penting: Dasar dari filter dan pencarian yang rumit.
Cerita bab ini
Sudut belajar mulai terlihat seperti perpustakaan kecil! Kotak pinjam butuh aturan. Garpu hijau artinya salah satu kartu cocok sudah cukup. Klip oranye artinya dua kartu harus cocok sekaligus. Garis merah artinya: bukan yang ini.
Coco mencoba memasukkan map besar ke kotak berlabel garis merah. Ditolak! “Aturan menjaga kotak tetap rapi,” kata Avo. Dua kotak, dua aturan.
Di ujung ruangan, pintu belakang terbuka ke teras. Pintu kecil bergambar matahari dan bukit ada di sana, masih terkunci.
Pertanyaan diskusi: Kapan kamu memakai aturan “salah satu cocok”, dan kapan “semuanya cocok”?
Lima level
Level 1: Pilih Aturan ATAU — Tujuan Kotak
Kalau… maka… (kondisi) · LatihanMemecah masalah besar · Kenalan
Pilih aturan: salah satu kartu cocok.
Masalah yang dihadapi
Kotak pinjam butuh aturan siapa yang boleh masuk.
Lihat contoh Masuk dan Tolak. Pilih aturan yang cocok.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
- Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
Petunjuk untuk tutor: ATAU berarti satu kartu cocok sudah cukup. Cek setiap contoh Masuk dan Tolak.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “DAN menolak map biru. Coba ATAU.”, “Buku oranye ikut masuk. Pensil malah ditolak.”
Cerita sebelum level dimainkan
Kursi kecil siap, dan sudut belajar akan jadi perpustakaan kecil.
Avo: “Kotak pinjam ini perlu aturan.”
Coco: “Gampang! Masukkan semuanya saja!”
Di label kotak ada dua kartu, disambung garpu hijau.
Avo: “Salah satu kartu cocok, benda boleh masuk.”
Coco: “Jadi pensil oranye juga boleh masuk?”
Contoh benda yang masuk dan ditolak berjajar di meja.
Avo: “Lihat contohnya baik-baik.”
Coco: “Aku mau coba aturan yang lebih ketat!”
Penutup menuju level berikutnya: Garpu hijau berarti satu kartu cocok sudah cukup.
Avo: “Kotak kedua punya klip oranye.”
Level 2: Pilih Aturan DAN — Dua Kartu Sekaligus
Kalau… maka… (kondisi) · LatihanMemecah masalah besar · Latihan
Pilih aturan: dua kartu harus cocok.
Masalah yang dihadapi
Cocok satu saja belum cukup.
Kotak ini lebih ketat. Pilih aturan yang cocok dengan contoh.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
- Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
Petunjuk untuk tutor: DAN berarti kedua kartu harus cocok. Satu kartu saja belum cukup.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “ATAU terlalu longgar. Map oranye ikut masuk.”, “Map biru ditolak. Warnanya harus biru.”
Cerita sebelum level dimainkan
Kotak kedua punya aturan baru. Dua kartu dijepit klip oranye.
Avo: “Dua kartu harus cocok sekaligus.”
Coco: “Buku biru dan map biru, sama-sama boleh!”
Map biru masuk. Buku biru tertahan di luar kotak.
Avo: “Cocok satu saja belum cukup.”
Coco: “Wah, buku biru ditolak!”
Contoh benda berjajar, siap diperiksa.
Avo: “Klip oranye membuat kotak lebih teliti.”
Coco: “Aku mau lihat satu per satu!”
Penutup menuju level berikutnya: Klip oranye berarti dua kartu harus cocok.
Coco: “Ayo coba kotak berikutnya!”
Level 3: Tiga Kartu Pilihan — Tiga Kartu Pilihan
Kalau… maka… (kondisi) · Pakai sendiriMemecah masalah besar · Latihan
Pilih aturan dari tiga kartu syarat.
Masalah yang dihadapi
Kartunya banyak, tetapi aturan harus tetap jelas.
Ada tiga kartu. Pilih aturan yang cocok dengan semua contoh.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
- Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
Petunjuk untuk tutor: Benda masuk bila cocok dengan salah satu dari tiga kartu. Cek contoh yang ditolak juga.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “DAN terlalu ketat. Pensil hijau ditolak.”, “Map oranye besar ditolak. Kartu kurang.”
Cerita sebelum level dimainkan
Satu kotak untuk banyak benda. Ada tiga kartu di label.
Avo: “Cocok dengan salah satu kartu, boleh masuk.”
Coco: “Wah, banyak yang boleh masuk!”
Benda masuk satu per satu. Yang lain menunggu di luar.
Coco: “Buku oranye juga boleh, kan?”
Avo: “Periksa dulu: cocok salah satu kartu?”
Tiga kartu di label menunggu dibaca.
Avo: “Kartunya banyak, tapi aturannya tetap jelas.”
Coco: “Bisakah ada kartu yang bilang jangan yang ini?”
Penutup menuju level berikutnya: Tiga kartu pun terasa jelas.
Avo: “Sekarang ada kartu bergaris merah.”
Level 4: Aturan dengan TIDAK — Kecuali Itu
Kebalikan (bukan…) · KenalanKalau… maka… (kondisi) · Latihan
Pilih aturan dengan kartu bergaris merah.
Masalah yang dihadapi
Ada benda yang harus ditolak.
TIDAK berarti kebalikan. Pilih aturan yang cocok dengan contoh.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kebalikan (bukan…): Menolak ciri tertentu: ‘semua kecuali yang ini’. Pancing dengan: “Apa yang harus ditolak?”
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
Petunjuk untuk tutor: TIDAK Biru artinya warna selain biru. Benda juga harus besar.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Map biru ikut masuk. Seharusnya TIDAK biru.”, “ATAU melonggarkan. Buku oranye kecil ikut masuk.”
Cerita sebelum level dimainkan
Ada kartu bergaris merah di label.
Avo: “Garis merah artinya bukan yang ini.”
Coco: “Ayo coba! Benda besar masuk semua!”
Map biru yang besar tertahan di pinggir kotak.
Coco: “Kok ditolak? Dia besar sekali!”
Avo: “Lihat garis merahnya.”
Contoh benda yang ditolak berjajar di meja.
Avo: “Garis merah menjaga kotak tetap rapi.”
Coco: “Sekarang aku paham!”
Penutup menuju level berikutnya: Garis merah menjaga kotak tetap rapi.
Coco: “Ayo coba dua kotak sekaligus!”
Level 5: Aturan Bersarang — Dipakai dan Kembali
Kalau… maka… (kondisi) · Pakai sendiriKebalikan (bukan…) · LatihanUrutan langkah · LatihanMemecah masalah besar · Latihan
Isi aturan dua kotak sekaligus.
Masalah yang dihadapi
Dua aturan, dan urutan membaca harus benar.
Isi aturan kotak pertama, lalu kotak kedua. Baca yang di dalam ( ) dulu.
Anak memilih 2 kali berurutan; langkah pertama harus benar sebelum langkah berikutnya terbuka.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
- Kebalikan (bukan…): Menolak ciri tertentu: ‘semua kecuali yang ini’. Pancing dengan: “Apa yang harus ditolak?”
- Urutan langkah: Mengerjakan langkah satu per satu dengan urutan yang benar. Kalau tertukar, hasilnya bisa salah. Pancing dengan: “Apa yang terjadi kalau langkah ini ditukar?”
- Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
Petunjuk untuk tutor: Selesaikan isi ( ) dulu. Kotak pertama: (Biru ATAU Map) lalu TIDAK Kecil.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Itu aturan kotak kedua. Isi kotak pertama.”, “Buku biru kecil ikut masuk. Cek ( ).”
Cerita sebelum level dimainkan
Ada dua kotak, masing-masing punya kartu aturan sendiri.
Avo: “Satu kotak, satu aturan.”
Coco: “Aku mulai dari kotak pertama!”
Benda-benda seperti ingin melompat ke kotak pertama.
Avo: “Baca kartu yang berkelompok lebih dulu.”
Coco: “Kalau terbalik, benda salah masuk!”
Tanda gantung oranye tergantung di kotak kiri.
Avo: “Kita hampir selesai.”
Coco: “Nanti tanda ini berubah saat benda dipakai!”
Penutup menuju game berikutnya: Dua kotak punya aturan rapi. Pintu belakang terbuka ke teras.
Avo: “Pintu kecil bergambar matahari ada di sana.”
Coco: “Masih terkunci. Ayo siapkan semuanya!”