Frame sudah diaudit, siap ditinjau 15 frame diaudit; 1 frame (L5 B2) diregenerasi karena ada tanda tanya. · 2026-10-21
G06 · Awan, Tetes, dan Pita Angin
Seri 1: Buku Biru Pulang · Tempat: Jalan Ubin Berpola (09.30) · Halaman 6 terisi: awan, tetes air, dan pita yang menari — dengan satu daun merah di pojoknya.
Misi bab ini
Lindungi buku biru dari hujan dan pilih perlengkapan sesuai cuaca.
Masalah
Cuaca berubah-ubah, dan kartu pelindung bertukar tempat tanpa ada yang menyentuhnya.
Konsep inti untuk anak: Jika–maka (kondisi)
Pilihan terbaik bergantung pada keadaan: kalau basah pakai pelindung, kalau terang bawa yang perlu saja. Ketika keadaan berubah, pilihan harus ikut diganti.
Istilah: Kondisi, if–then, perubahan keadaan
Kenapa penting: Program yang baik bereaksi terhadap keadaan, tidak hanya mengikuti satu jalan.
Cerita bab ini
Awan-awan menggulung dan angin mulai bertiup. Itu cuaca biasa, bukan musuh. Pita-pita di tiang bergerak ke satu arah.
“Lihat tandanya,” kata Avo. “Pita bergerak: berangin. Tetes jatuh: hujan.” Kalau hujan, buku memakai pelindung biru. Kalau terang, bawa yang perlu saja. Ketika hujan reda lalu turun lagi, mereka mengganti pilihan.
Tapi ada yang aneh. Setiap kali mereka menoleh, kartu-kartu pelindung bertukar tempat! Glek-glek… terdengar bunyi kecil menggelinding. “Siapa yang usil?” tanya Coco. Di meja hanya ada sehelai daun merah kecil.
Pertanyaan diskusi: Apa yang kamu bawa kalau langit cerah? Kalau hujan?
Lima level
Level 1: Lihat Cuaca — Baca Cuaca
Kalau… maka… (kondisi) · Kenalan
Baca tanda cuaca yang terlihat.
Masalah yang dihadapi
Pita, tetes, dan awan memberi tanda yang berbeda.
Lihat petunjuknya, lalu pilih nama cuaca yang terlihat.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
Petunjuk untuk tutor: Cari pita yang bergerak tertiup angin.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Cahaya bukan petunjuknya. Lihat pita.”, “Tidak ada tetes. Lihat pita bergerak.”
Cerita sebelum level dimainkan



Penutup menuju level berikutnya: Tandanya sudah terbaca. Kalau hujan datang, buku harus dilindungi.
Avo: “Pelindung apa yang cocok?”
Coco: “Ayo kita pilih!”
Level 2: Lindungi Buku — Lindungi Buku
Kalau… maka… (kondisi) · Latihan
Pilih pelindung untuk buku saat basah.
Masalah yang dihadapi
Kartu pelindung bertukar tempat dan membingungkan.
Kalau buku terkena tetes, pilih pelindungnya.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
Petunjuk untuk tutor: Basah membutuhkan lapisan tambahan.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Buku basah perlu lapisan yang lebih aman.”, “Bukan pelindung buku.”
Cerita sebelum level dimainkan



Penutup menuju level berikutnya: Buku sudah terlindungi. Hujan reda, dan hari terang lagi.
Avo: “Sekarang bawa yang perlu saja.”
Coco: “Supaya tas tidak berat!”
Level 3: Perlengkapan Perjalanan — Bawa Set Ringkas
Kalau… maka… (kondisi) · Latihan
Pilih perlengkapan secukupnya saat terang.
Masalah yang dihadapi
Tas yang terlalu penuh membuat berat.
Saat jalan terang, pilih set perjalanan yang cukup.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
Petunjuk untuk tutor: Saat terang, bawa buku, map, dan botol saja.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Tidak semua perlu dibawa. Pilih yang ringkas.”, “Map berguna, tapi buku dan botol juga perlu.”
Cerita sebelum level dimainkan



Penutup menuju level berikutnya: Tas sudah ringan. Tapi di dekat pintu, langit mulai berubah.
Avo: “Kita lihat tandanya lagi.”
Coco: “Apa lagi yang berubah?”
Level 4: Ubah Pelindung — Ganti Pelindung
Kalau… maka… (kondisi) · LatihanKejadian yang mengubah keadaan · Kenalan
Ganti pelindung ketika cuaca berubah.
Masalah yang dihadapi
Tadi terang, sekarang hujan lagi.
Tadi terang. Sekarang basah—ganti ke pelindung yang aman.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
- Kejadian yang mengubah keadaan: Sesuatu terjadi (benda diambil, dikembalikan) dan keadaan harus ikut berubah. Pancing dengan: “Setelah kejadian ini, apa yang berubah?”
Petunjuk untuk tutor: Tetes air terlihat di buku. Pilih benda yang menutup dan melindunginya.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Buku tetap perlu terlindung dari tetes.”, “Tetes air ada, buku butuh pelindung.”
Cerita sebelum level dimainkan



Penutup menuju level berikutnya: Buku terlindungi lagi. Di meja tertinggal sehelai daun merah kecil.
Avo: “Daun siapa ini?”
Coco: “Kita simpan dulu. Sebentar lagi berangkat.”
Level 5: Cek Sebelum Berangkat — Cek Sebelum Berangkat
Kalau… maka… (kondisi) · Pakai sendiri
Lindungi buku dulu, lalu pilih ransel yang lengkap.
Masalah yang dihadapi
Cuaca basah, dan ransel harus berisi semua yang perlu.
Saat basah: lindungi buku dulu, lalu pilih tas yang lengkap.
Anak memilih 2 kali berurutan; langkah pertama harus benar sebelum langkah berikutnya terbuka.
Konsep yang dimainkan di level ini
- Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
Petunjuk untuk tutor: Cek cuacanya dulu. Lindungi buku sesuai cuaca, lalu siapkan tasnya.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Lindungi buku dulu, baru cek tas.”, “Cuaca bisa berubah. Siapkan dulu.”
Cerita sebelum level dimainkan



Penutup menuju game berikutnya: Di depan pintu masuk, sebuah lampu kecil menunggu.
Avo: “Kita baca lampunya dulu.”
Coco: “Kali ini aku mau sabar.”