Buku TutorAvo, Coco, dan Buku Biru yang Pulang — panduan 30 game coding

Frame belum dibuat

G20 · Dua Jalan, Satu Troli

Seri 2: Sudut Belajar · Tempat: Lorong Perlengkapan (16.15) · Halaman 20 terisi: peta lantai dengan dua jalan, biru dan oranye.

Misi bab ini

Antar perlengkapan ke tujuan lewat jalan yang hemat dan aman.

Masalah

Kursi menghalangi, lorong tertutup, dan dua jalan berbeda panjangnya.

Konsep inti untuk anak: Menyusun jalur banyak tujuan

Beberapa benda diantar ke beberapa tempat, menghindari kursi, memilih urutan yang hemat, menyesuaikan saat jalan tertutup, dan membandingkan dua rute dengan menghitung petak.

Istilah: Rute efisien, beberapa tujuan, adaptasi rintangan
Kenapa penting: Memilih cara yang paling efisien dari beberapa cara yang benar.

Cerita bab ini

Perlengkapan masih menumpuk di sudut ruangan. Peta di lantai menunjukkan tujuan: rak, meja, kotak. Kursi-kursi menghalangi jalan lurus. “Kita memutar,” kata Avo.

Mereka mengantar sesuai urutan yang hemat. Saat sebuah kursi baru menutup lorong, mereka mencari jalan lain. Di ujung ada dua garis jalan: biru dan oranye. “Hitung petaknya,” kata Avo. Ternyata yang oranye lebih singkat, padahal yang biru kelihatan lebih aman.

Waktu terus berjalan.

Pertanyaan diskusi: Mengapa jalan yang kelihatan aman belum tentu paling singkat?

Lima level

Level 1: Peta Ruangan — Peta Sebelum Jalan

Memecah masalah besar · KenalanUrutan langkah · LatihanMengulang (loop) · Latihan

Misi dalam cerita
Susun jalan ke rak lalu kotak sambil menghindari kursi.

Masalah yang dihadapi
Kursi menghalangi jalan lurus.
Yang dilakukan anak di layar
Susun 6 kartu: rak dulu, lalu kotak. Hindari kursi. Satu kartu tidak dipakai.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
  • Urutan langkah: Mengerjakan langkah satu per satu dengan urutan yang benar. Kalau tertukar, hasilnya bisa salah. Pancing dengan: “Apa yang terjadi kalau langkah ini ditukar?”
  • Mengulang (loop): Satu perintah dipakai untuk mengulang langkah yang sama beberapa kali. Pancing dengan: “Bagian mana yang diulang? Berapa kali?”

Petunjuk untuk tutor: Rak dulu, lalu kotak. Kursi tidak boleh dilewati. Kartu Ulangi 3× memendekkan susunan.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari ruangan. Cek arahnya.”, “Kursi menghalangi. Cari jalan lain.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Peta terbentang di lantai. Barang masih menumpuk dekat pintu.
Avo: “Kita tentukan semua tujuan dulu.”
Coco: “Aku mau langsung jalan ke kotak!”
Frame 2 belum dibuat.
Dua kursi berdiri tepat di jalan lurus ke rak.
Avo: “Lihat peta lagi. Pasti ada sisi yang kosong.”
Coco: “Kursinya menutup jalanku!”
Frame 3 belum dibuat.
Mereka berdiri dekat di tepi peta.
Avo: “Jalannya boleh memutar, asal sampai.”
Coco: “Baiklah. Lain kali aku lihat peta dulu.”

Penutup menuju level berikutnya: Jalan pertama sudah jelas di peta.
Avo: “Tapi perlengkapan yang diantar bukan hanya satu.”

Level 2: Lewati Kursi — Memutar Lewat Bawah

Memecah masalah besar · LatihanMengulang (loop) · LatihanUrutan langkah · Latihan

Misi dalam cerita
Antar benda ke rak, meja, lalu kotak.

Masalah yang dihadapi
Jalan harus memutar.
Yang dilakukan anak di layar
Susun 6 kartu: rak, meja, lalu kotak. Satu kartu tidak dipakai.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
  • Mengulang (loop): Satu perintah dipakai untuk mengulang langkah yang sama beberapa kali. Pancing dengan: “Bagian mana yang diulang? Berapa kali?”
  • Urutan langkah: Mengerjakan langkah satu per satu dengan urutan yang benar. Kalau tertukar, hasilnya bisa salah. Pancing dengan: “Apa yang terjadi kalau langkah ini ditukar?”

Petunjuk untuk tutor: Cari jalan yang melewati rak, meja, lalu kotak tanpa menabrak kursi.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari ruangan. Cek arahnya.”, “Kursi menghalangi. Cari jalan lain.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Satu kotak perlengkapan harus mampir ke rak, lalu ke meja.
Avo: “Mulai dari jalan yang paling sederhana.”
Coco: “Semoga tidak ada kursi yang menghalangi.”
Frame 2 belum dibuat.
Kursi berdiri di tengah jalan, satu lagi di sudut.
Avo: “Kursinya tidak bergeser. Kita yang memutar.”
Coco: “Sedikit lagi, aku pasti muat!”
Frame 3 belum dibuat.
Rak, meja, dan kotak menunggu dikunjungi satu per satu.
Avo: “Memutar ternyata tidak terlalu jauh.”
Coco: “Senang, kita tidak menabrak apa pun.”

Penutup menuju level berikutnya: Tiga tempat sudah dikunjungi.
Coco: “Sekarang dua benda boleh diantar lebih dulu mana saja.”

Level 3: Urutan Tujuan — Mana yang Duluan

Cara menyelesaikan tugas (algoritma) · KenalanMemecah masalah besar · LatihanMengulang (loop) · Latihan

Misi dalam cerita
Pilih urutan antar yang paling hemat.

Masalah yang dihadapi
Dua tujuan bisa dikunjungi dalam urutan apa saja.
Yang dilakukan anak di layar
Antar ke rak dan meja, urutan bebas. Pilih yang hemat. Pakai 6 kartu.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Cara menyelesaikan tugas (algoritma): Rangkaian langkah yang jelas untuk mencapai tujuan, misalnya mencari jalan. Pancing dengan: “Cara mana yang paling aman atau singkat?”
  • Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”
  • Mengulang (loop): Satu perintah dipakai untuk mengulang langkah yang sama beberapa kali. Pancing dengan: “Bagian mana yang diulang? Berapa kali?”

Petunjuk untuk tutor: Antar dua benda dengan jalan yang paling hemat. Coba hitung dulu petaknya.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari ruangan. Cek arahnya.”, “Kursi menghalangi. Cari jalan lain.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Buku untuk rak dan tempat pensil untuk meja menunggu.
Avo: “Tiap benda punya tujuan sendiri.”
Coco: “Antar yang paling dekat dulu!”
Frame 2 belum dibuat.
Garis jejak di lantai panjang sekali dan berputar.
Avo: “Hitung dulu jalan pulang-perginya.”
Coco: “Aduh, aku harus balik lagi.”
Frame 3 belum dibuat.
Dua tujuan menunggu: satu rak, satu meja.
Avo: “Menggabungkan perjalanan membuat kita hemat.”
Coco: “Aku mau kakiku tidak capek!”

Penutup menuju level berikutnya: Urutan yang hemat sudah ketemu.
Avo: “Tapi jalan tidak selalu terbuka.”

Level 4: Jalur Berubah — Koridor yang Tertutup

Mencari dan memperbaiki kesalahan (debug) · KenalanCara menyelesaikan tugas (algoritma) · LatihanMengulang (loop) · Latihan

Misi dalam cerita
Cari jalan lain saat lorong tertutup.

Masalah yang dihadapi
Sebuah kursi baru menutup jalan.
Yang dilakukan anak di layar
Antar dulu lewat jalan awal. Lalu koridor tertutup, cari jalan lain.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Mencari dan memperbaiki kesalahan (debug): Memeriksa langkah satu per satu, menemukan yang salah, lalu mengganti hanya bagian itu. Pancing dengan: “Langkah mana yang pertama kali salah?”
  • Cara menyelesaikan tugas (algoritma): Rangkaian langkah yang jelas untuk mencapai tujuan, misalnya mencari jalan. Pancing dengan: “Cara mana yang paling aman atau singkat?”
  • Mengulang (loop): Satu perintah dipakai untuk mengulang langkah yang sama beberapa kali. Pancing dengan: “Bagian mana yang diulang? Berapa kali?”

Petunjuk untuk tutor: Bagian 1 pakai jalan awal. Di bagian 2 kursi menutup satu baris, cari jalan lain.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari ruangan. Cek arahnya.”, “Kursi menghalangi. Cari jalan lain.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Jalan pagi lancar, dan perlengkapan hampir semua tiba.
Avo: “Jalannya sudah jalan, tinggal kita ulangi.”
Coco: “Mudah! Kita sudah hafal jalannya.”
Frame 2 belum dibuat.
Sebuah kursi baru berdiri di lorong bawah.
Avo: “Tujuannya tetap sama. Aku coba dulu.”
Coco: “Kok jalannya jadi beda?”
Frame 3 belum dibuat.
Kursi baru tetap di tempatnya, menunggu dihindari.
Avo: “Jalan berubah, tapi tujuan tetap.”
Coco: “Kamu berani mencoba duluan tadi!”

Penutup menuju level berikutnya: Jalan baru ternyata sama baiknya.
Coco: “Sebentar lagi ada dua pilihan jalan.”

Level 5: Dua Jalan — Dua Jalan, Satu Pilihan

Cara menyelesaikan tugas (algoritma) · Pakai sendiriMengulang (loop) · Pakai sendiriMemecah masalah besar · Pakai sendiri

Misi dalam cerita
Hitung petak dan pilih jalan yang lebih singkat.

Masalah yang dihadapi
Dua jalan sama-sama sampai tetapi berbeda panjang.
Yang dilakukan anak di layar
Hitung petak kedua jalan. Pilih yang lebih singkat.
Anak menyusun kartu perintah (panah, ulangi, cek, atau kartu cara) di slot, lalu menekan Jalan untuk melihat hasilnya.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Cara menyelesaikan tugas (algoritma): Rangkaian langkah yang jelas untuk mencapai tujuan, misalnya mencari jalan. Pancing dengan: “Cara mana yang paling aman atau singkat?”
  • Mengulang (loop): Satu perintah dipakai untuk mengulang langkah yang sama beberapa kali. Pancing dengan: “Bagian mana yang diulang? Berapa kali?”
  • Memecah masalah besar: Pekerjaan besar dipecah menjadi bagian kecil yang mudah dikerjakan satu per satu. Pancing dengan: “Bagian kecil mana yang paling mudah dimulai?”

Petunjuk untuk tutor: Hitung petak yang dilewati garis biru, lalu garis oranye. Jalan dengan petak lebih sedikit lebih singkat.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Avo keluar dari ruangan. Cek arahnya.”, “Kursi menghalangi. Cari jalan lain.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Peta punya dua garis jalan, satu biru dan satu oranye.
Avo: “Dua-duanya sampai. Mana yang lebih singkat?”
Coco: “Kita hitung petaknya satu per satu.”
Frame 2 belum dibuat.
Garis biru melingkar di bawah, garis oranye lewat atas.
Avo: “Aman belum tentu singkat.”
Coco: “Yang biru kelihatan lebih aman.”
Frame 3 belum dibuat.
Kartu jalan menunggu di dinding.
Avo: “Kita hitung dulu, baru memilih.”
Coco: “Aku mau jalan yang paling singkat!”

Penutup menuju game berikutnya: Sudut belajar sudah rapi. Tiga kursi kecil menunggu teman.
Avo: “Tempat ini cocok jadi perpustakaan kecil.”
Coco: “Tapi isi kotak sering berubah!”