Buku TutorAvo, Coco, dan Buku Biru yang Pulang — panduan 30 game coding

Frame belum dibuat

G16 · Rak dengan Aturan

Seri 2: Sudut Belajar · Tempat: Rak, Kotak, dan Pesanan (15.30) · Halaman 16 terisi: slot tertutup, slot terbuka, dan slot cadangan hijau — dengan jejak bulat basah di lantai.

Misi bab ini

Taruh benda di slot sesuai aturan, termasuk saat benda berubah.

Masalah

Slot penuh, buku basah, dan jendela terbuka sendiri sehingga hujan masuk.

Konsep inti untuk anak: Jika–maka–kalau tidak

Satu aturan memberi dua pilihan (mudah pecah: slot tertutup; kalau tidak: slot terbuka), disertai pilihan cadangan ketika slot penuh. Saat keadaan benda berubah, keputusan diperbarui.

Istilah: Percabangan (if/else), aturan cadangan
Kenapa penting: Program yang baik menyiapkan jalan lain ketika pilihan pertama tidak bisa.

Cerita bab ini

Empat benda baru tiba, dan Avo memeriksanya satu per satu. Satu buku ternyata basah! Aturan rak: benda yang mudah pecah masuk slot tertutup; kalau tidak, masuk slot terbuka. Kalau slot tertutup penuh, ada slot cadangan.

Lalu jendela terbuka sendiri! Hujan kecil masuk dan membasahi buku yang tadinya kering. Di lantai ada jejak bulat basah menuju kolong rak. “Bukunya basah, pilihannya jadi baru,” kata Avo. Buku basah pindah ke rak jemur.

Di dinding, jam matahari bergeser sedikit lagi. Coco menatap jejak bulat itu. “Siapa sih yang sengaja begini?”

Pertanyaan diskusi: Kalau slot tertutup penuh, ke mana gelas harus dipindah?

Lima level

Level 1: Periksa Benda — Periksa Dulu

Kalau… maka… (kondisi) · Kenalan

Misi dalam cerita
Periksa benda dan temukan yang basah.

Masalah yang dihadapi
Empat benda punya ciri yang berbeda.
Yang dilakukan anak di layar
Periksa benda di meja. Pilih benda yang basah.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”

Petunjuk untuk tutor: Cari buku yang punya tetes air biru.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Buku ini kering. Cari yang meneteskan air.”, “Gelas ini tidak basah. Cari tetes biru.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Rak kosong siap diisi. Empat benda baru menunggu di meja.
Avo: “Periksa ciri tiap benda dulu.”
Coco: “Jangan sampai salah taruh!”
Frame 2 belum dibuat.
Satu buku meneteskan air di atas meja.
Avo: “Ada tetes air. Itu tandanya basah.”
Coco: “Wah, hampir saja kutaruh di rak!”
Frame 3 belum dibuat.
Benda-benda menunggu giliran di atas meja.
Avo: “Setiap benda punya ciri sendiri.”
Coco: “Kita cari tahu satu per satu.”

Penutup menuju level berikutnya: Ciri tiap benda sudah terbaca.
Avo: “Sekarang tiap ciri perlu tempat yang cocok.”

Level 2: Pilih Slot — Slot yang Cocok

Kalau… maka… (kondisi) · Latihan

Misi dalam cerita
Pilih slot untuk balok kayu sesuai aturan.

Masalah yang dihadapi
Slot tertutup dan terbuka punya aturan berbeda.
Yang dilakukan anak di layar
Baca aturan. Pilih slot untuk balok kayu.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”

Petunjuk untuk tutor: Balok itu kuat, bukan mudah pecah. Pakai baris kalau tidak.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Balok kuat. Tidak perlu tertutup.”, “Balok tidak basah. Bukan rak jemur.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Rak punya slot tertutup dan slot terbuka.
Avo: “Slot tertutup melindungi benda yang mudah pecah.”
Coco: “Slot terbuka untuk benda yang kuat.”
Frame 2 belum dibuat.
Sebuah balok kayu menunggu di meja.
Avo: “Aturannya: mudah pecah, slot tertutup.”
Coco: “Kalau tidak mudah pecah?”
Frame 3 belum dibuat.
Dua slot menunggu di rak.
Avo: “Satu aturan memberi dua pilihan.”
Coco: “Tinggal dicek, lalu pilih. Mudah!”

Penutup menuju level berikutnya: Balok sudah di tempatnya. Tapi slot yang biasa dipakai ternyata penuh.
Coco: “Lalu bagaimana?”

Level 3: Ruang Penuh — Slot Cadangan

Kalau… maka… (kondisi) · LatihanCara menyelesaikan tugas (algoritma) · Kenalan

Misi dalam cerita
Cari tempat gelas saat slot tertutup penuh.

Masalah yang dihadapi
Slot yang biasa dipakai sudah penuh.
Yang dilakukan anak di layar
Slot tertutup penuh. Pilih tempat untuk gelas.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
  • Cara menyelesaikan tugas (algoritma): Rangkaian langkah yang jelas untuk mencapai tujuan, misalnya mencari jalan. Pancing dengan: “Cara mana yang paling aman atau singkat?”

Petunjuk untuk tutor: Slot tertutup sudah penuh. Pakai baris jika penuh.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Slot tertutup sudah penuh.”, “Gelas mudah pecah. Jangan di terbuka.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Slot tertutup sudah penuh, dan gelas mudah pecah menunggu.
Avo: “Aturan kita perlu pilihan lain.”
Coco: “Aku takut gelasnya jatuh. Taruh di mana?”
Frame 2 belum dibuat.
Di ujung rak ada slot hijau yang masih kosong.
Avo: “Kalau penuh, ada tempat cadangan.”
Coco: “Slot hijau kelihatan aman!”
Frame 3 belum dibuat.
Gelas menunggu di meja, dan dua slot ada di rak.
Avo: “Kita pikirkan tempat yang paling aman.”
Coco: “Aku tidak mau ada yang pecah!”

Penutup menuju level berikutnya: Gelas sudah aman. Tak lama, hujan turun di jendela.
Avo: “Dengar, hujan!”

Level 4: Benda Berubah — Hujan di Jendela

Kalau… maka… (kondisi) · LatihanCatatan yang bisa berubah (variabel) · Kenalan

Misi dalam cerita
Pilih tempat baru untuk buku yang basah.

Masalah yang dihadapi
Jendela terbuka sendiri dan hujan masuk.
Yang dilakukan anak di layar
Buku jadi basah. Pilih tempat yang baru.
Anak mengetuk satu kartu jawaban yang paling cocok, lalu kartu terbang ke papan.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
  • Catatan yang bisa berubah (variabel): Tempat menyimpan angka atau keadaan yang bisa berubah, misalnya jumlah pensil di kotak. Pancing dengan: “Angka mana yang harus diganti sekarang?”

Petunjuk untuk tutor: Bukunya berubah. Baca aturan lagi dari atas.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Buku basah perlu dijemur dulu.”, “Buku sudah basah. Jemur dulu.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Jendela terbuka sendiri, dan hujan kecil masuk ke buku kering.
Avo: “Tadi buku ini kering. Sekarang bisa basah.”
Coco: “Tetesnya kena buku! Aku cemas.”
Frame 2 belum dibuat.
Buku itu kini basah di slot terbuka.
Ada jejak bulat basah di lantai.
Avo: “Bukunya basah, pilihannya baru.”
Coco: “Jejak apa itu? Ke kolong rak!”
Frame 3 belum dibuat.
Hujan reda, dan sinar matahari masuk lewat jendela.
Avo: “Aturannya sama, tapi bukunya sudah berubah.”
Coco: “Buku ini perlu tempat yang hangat!”

Penutup menuju level berikutnya: Buku sudah dijemur.
Avo: “Sekarang aturannya kita coba pada benda lain.”

Level 5: Coba Aturan — Benda Baru Datang

Kalau… maka… (kondisi) · Pakai sendiriCara menyelesaikan tugas (algoritma) · Pakai sendiri

Misi dalam cerita
Jalankan aturan: gelas dulu, lalu buku basah.

Masalah yang dihadapi
Dua benda dengan ciri berbeda datang bersamaan.
Yang dilakukan anak di layar
Jalankan aturan: gelas dulu, lalu buku basah.
Anak memilih 2 kali berurutan; langkah pertama harus benar sebelum langkah berikutnya terbuka.

Konsep yang dimainkan di level ini

  • Kalau… maka… (kondisi): Pilihan berubah menurut keadaan: kalau keadaannya begini, kita lakukan itu. Pancing dengan: “Apa yang berubah kalau cuacanya berbeda?”
  • Cara menyelesaikan tugas (algoritma): Rangkaian langkah yang jelas untuk mencapai tujuan, misalnya mencari jalan. Pancing dengan: “Cara mana yang paling aman atau singkat?”

Petunjuk untuk tutor: Cek tiap benda dengan aturan yang sama, satu per satu.
Umpan balik yang akan dilihat anak kalau salah: “Gelas mudah pecah. Cari yang tertutup.”, “Gelas tidak basah. Lihat aturannya.”

Cerita sebelum level dimainkan

Frame 1 belum dibuat.
Dua benda baru datang: gelas dan buku basah.
Avo: “Pakai aturan yang sama pada tiap benda.”
Coco: “Aku mulai dari gelas.”
Frame 2 belum dibuat.
Gelas menunggu di dekat slot, dan buku basah menunggu giliran.
Avo: “Satu benda dulu, lalu benda berikutnya.”
Coco: “Kalau basah, taruh di mana, ya?”
Frame 3 belum dibuat.
Dua tempat menunggu: slot tertutup dan rak jemur.
Avo: “Teman-teman juga bisa memakai aturan ini.”
Coco: “Ayo jalankan aturannya!”

Penutup menuju game berikutnya: Semua benda sudah cocok tempatnya. Tiga kursi kecil menunggu teman.
Avo: “Aturan ini bisa dipakai lagi.”
Coco: “Tapi isi rak mulai berubah!”